KELOMPOK 6
1. A. Output
intern (internal Output) adalah output yang dimaksudkan untuk
mendukung kegiatan manajemen. Output ini akan tetap tinggal di dalam perushaan
dan akan disimpan sebagai arsip atau dimusnahkan bila sudah tidak dipergunakan
lagi. Output jenis ini dapat berupa
laporan-laporan terinci, laporan-laporan ringkasan dan laporan-laporan-laporan
lainnya
B.
Output
ekstern (external output)
adalah output yang akan didistribusikan kepada pihak luar yang membutuhkannya.
Seperti faktur, check, tanda terima pembayaran dan lain sebagainya.
2. Fleksibelitas adalah memungkinkan pengubahan informasi
secara real time.
3. Keuntungan output elektronik :
·
Mengurangi
kertas
·
Bisa
diperbaharui dengan mudah
·
Bisa
dipublikasikan dengan mudah
·
Bisa
interaktif
4. Macam-macam laporan berbentuk table
·
Notice
Report
·
Equipoised report
·
Variance report
·
Comparative report
5. Efek
animasi yang menentukan bagaimana tampilan perubahan sebagai pengguna bergerak
dari satu item (seperti slide atau halaman Web) yang lain.
KELOMPOK 7
1. Dialog dalam arti umum adalah percakapan antara dua
kelompok atau lebih. Sedangkan dialog dalam konteks perencanaan user interface
adalah struktur dari percakapan antara user dan sistem computer
2.
Leksikal:
- Merupakan tingkatan yang paling rendah
- yaitu bentuk icon pada layar.
- Pada bahasa manusia, ekuivalen dengan bunyi dan ejaan suatu kata
Sintaksis
- Yaitu urutan dan struktur dari input dan output
- Pada bahasa manusia, ekuivalen dengan grammar suatu kalimat
Semantik
- Yaitu arti dari percakapan yang berkaitan dengan pengaruhnya pada struktur data internal komputer dan/atau dunia eksternal
- Pada bahasa manusia, ekuivalen dengan arti yang berasal dari partisipan dalam percakapan
3.
Speech
(Suara): Adalah getaran pada suara menimbulkan bunyi “ahh”. Mulut, tenggorokan,
bibir membentuk bunyi
Input speech:
- Pengenalan speaker, suara
- Pemahaman bahasa natural
Natural Language:
- Memberi arti pada kata-kata
- Input dapat berupa suara atau dari keyboard
- Keuntungan:
- Mudah dipelajari dan diingat
- Lebih kuat, Cepat, Efisien (tidak selalu)
- Layar yang kecil
- Kekurangan:
- Belum dapat bekerja dengan baik
- Mengasumsikan pengetahuan dari permasalahan
- Membutuhkan keahlian pengetikan. Peningkatan tidak terlihat
- Implementasi membutuhkan biaya yang mahal
4.
a.
Mendenifisikan konsep, yaitu mengumpulkan beberapa kebutuhan pengguna dan
mendefinisikan desain suatu program secara konseptual.
b. Memvalidasi konsep, yaitu mengevaluasi konseptual desain tersebut.
c. Merancang, yaitu mengevaluasi prototype, menandai dan memperbaiki masalah-masalah yang ditemukan.
d. Pengembangan, yaitu melakukan pengujian secara berkala terhadap desain program yang lebih dahulu dibuat dan desain program yang paling akhir dibuat.
b. Memvalidasi konsep, yaitu mengevaluasi konseptual desain tersebut.
c. Merancang, yaitu mengevaluasi prototype, menandai dan memperbaiki masalah-masalah yang ditemukan.
d. Pengembangan, yaitu melakukan pengujian secara berkala terhadap desain program yang lebih dahulu dibuat dan desain program yang paling akhir dibuat.
5. Hierarchical State Transition NetworksStruktur
Hierarchical STN mirip dengan STN, namun memiliki tambahan berupa gabungan
state. Penggunaan hirarki STN ini seperti menggabungkan beberapa STN kedalam
satu diagram besar, sehingga model ini dapat digabungkan untuk sistem - sistem
yang besar. STN hirarki dapat digunakan untuk mendeskripsikan suatu sistem yang
lengkap.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar